Cara Mudah Merawat Baterai Kamera

Memang saat ini kamera ponsel mengalami perkembangan teknologi yang sangat mengesankan. Namun bagi sebagian orang, mengabadikan berbagai momen berkesan atau panorama indah di suatu tempat tak puas jika tidak dengan kamera digital. Kamera digital terlebih tipe profesional memang mampu menghasilkan gambar yang indah dengan detil tinggi. Namun bagaimana jika akan mengabadikan momen tersebut lalu mendadak baterai kamera habis? Padahal baterai kamera itu baru saja dicas.

Kejadian tersebut bisa Anda alami bila tak mau merawat baterai kamera secara benar. Sebagaimana barang-barang elektronik lain, baterai kamera pun memiliki kinerja yang berkurang seiring lamanya penggunaan. Namun hal itu bisa dihindari jika Anda tahu cara merawat baterai kamera agar tetap awet dan tahan lama. Seperti yang dilansir dari situs peaksfrozenyogurt.com, berikut ini poin-poin yang harus diperhatikan yang bisa anda simak di bawah ini :

Cara Merawat Baterai Kamera

Matikan kamera saat tak dipakai

Cara merawat baterai kamera yang pertama adalah mematikan kamera jika memang tak dipakai. Memang hal tersebut dipengaruhi oleh kebutuhan. Bila memakai kamera untuk memotret aneka momen bergerak misalnya orang yang sedang berlari maka sebaiknya kamera terus hidup sehingga tak kehilangan momen bagus. Namun bila anda memanfaatkan kamera cuma untuk mengambil gambar panorama saat bepergian, sebaiknya memang mematikan kamera saat tak digunakan.

Hal tersebut pun akan menghindarkan salah tekan saat kamera dikalungkan ke leher dan saat itu dalam kondisi menyala. Penggunaan yang tak tepat tentu akan membuat baterai kamera bekerja dengan tak semestinya yang akibatnya daya di dalamnya pun terkuras.

Fungsikan viewfinder bukannya layar kamera

Termasuk faktor yang bisa cepat menghabiskan daya baterai kamera yaitu layar kamera yang terus menyala. Oleh karena itu bila kamera memang punya display viewfinder berupa lensa kecil yang terpasang di sisi atas bodi belakang kamera, gunakan itu agar dapat menghemat power baterai.

Tak seperti layar LCD yang selalu menyala untuk menampilkan data diantaranya shutter speed atau ISO, viewfinder lebih praktis sebab pengguna tinggal mengukur target yang hendak dibidik. Namun bila unit kamera tak punya fitur viewfinder maka pengguna harus menyetel supaya level kecerahan layar kamera dipilih yang terendah sebagai cara untuk menghemat daya baterai.

Usahakan tak sering mengecek hasil jepretan

Sesudah mengambil sebuah foto, tentu ingin segera melihat hasilnya. Namun upayakan tak terlalu sering memainkan fitur playback sebab akan menyebabkan daya baterai kamera berkurang secara signifikan. Sebagaimana sudah disebutkan di atas, layar kamera yang menyala akan mengkonsumsi banyak daya baterai.

Anda tentu tak mau baterai kamera cepat terkuras kendati masih banyak target yang hendak diabadikan. Kecuali itu juga, umumnya kamera memiliki fitur WiFi dengan fungsi mengirim hasil foto dari kamera ke ponsel. Ketimbang menguras daya baterai lewat transfer data beberapa kali tentu lebih baik bila menunggu sampai malam baru mentransfer seluruh data hasil pemotretan dengan sekali kerja. Dijamin baterai kamera akan lebih awet dan tahan lama.

Nonaktifkan fungsi yang tak dibutuhkan

Berkat kecanggihan teknologi, saat ini kamera pun menawarkan berbagai fitur inovatif sehingga bisa memberikan hasil terbaik. Bayangkan apabila seluruh fitur yang ada menyala pada waktu bersamaan maka tak usah kaget jika baterai kamera pun cepat habis dayanya. Sebab itulah, pengguna mesti memilih yang paling penting kemudian menonaktifkan berbagai fitur yang jarang dipakai.

Umpamanya saja fitur image stabilisation atau autofocus yang mengkonsumsi banyak daya baterai khususnya saat pemotretan di kondisi gelap. Lampu kilat yang terpasang di kamera pun banyak menyedot daya, oleh karena itu pengguna mesti mengurangi pemakaiannya. Pengguna pun dapat mengaktifkan mode power-saving sebagai salah satu langkah menghemat daya tahan baterai di kamera.

Menyimpan baterai secara benar

Pengguna pun harus mengerti cara menyimpan baterai kamera secara benar sehingga bisa awet. Bilamana pengguna tak berniat memakai kamera dalam waktu dekat, untuk itu sebaiknya lepaskan baterai agar terhindar dari kemungkinan bocor. Tempatkan baterai pada ruangan berhawa sejuk.

Tambahkan kantong penyimpanan dengan silica gel agar tetap kering dan terbebas dari udara lembab. Jika memang kamera mengadopsi baterai tipe AA-alkaline, copot baterai lalu pasang di alat elektronik lain sebab bila membiarkannya begitu saja maka power baterai sedikit demi sedikit akan habis.

Ternyata cara merawat baterai kamera agar tetap awet itu mudah. Yang dibutuhkan adalah kemauan untuk melakukannya dengan disiplin. Dengan demikian, anda akan senantiasa dapat mengandalkan kamera untuk memotret peristiwa berkesan tanpa khawatir daya baterai habis di tengah jalan.

Tentu akan lebih baik lagi bila anda menyediakan baterai cadangan saat akan bepergian. Terlebih bila anda adalah seorang fotografer profesional yang mesti bekerja setiap hari. Tentu tak ingin pekerjaan kacau hanya gara-gara baterai yang tak beres.